Pondok Pesantren Annuqayah
Image default
Daerah

Adakan Ajang Seni dalam Sepekan, Pengurus: Semua Sudah Disediakan Panitia

Alvin Jamila, PPA Lubangsa Selatan Putri

Annuqayah.ID – Pengurus Divisi Pendidikan PPA Lubangsa Selatan Putri masa bakti 2021-2022 merealisasikan program kerja baru yaitu Pekan Seni Lubselia (PSL), program ini merupakan ganti dari program Pentas Kreasi (Pensi) dari setiap kamar. Guna melangsungkan PSL ini, pengurus divisi pendidikan terlebih dahulu merancang berbagai lomba yang akan dilangsungkan, kemudian membentuk kepanitian. Adapun jumlah panitia untuk program PSL ini sebanyak 23 orang yang direkrut dari pengurus pesantren serta pengurus madrasah diniyah. PSL ini diformat dengan beraneka lomba edukatif yang berjumlah 18 cabang lomba, yaitu pidato bahasa Indonesia, menulis cerpen, acak asmaul husna, ekspresi cerita tokoh, designer Lubselia, CKDK, ranking 1, khat al-Qur’an, baca kitab, debat bahasa Indonesia, olimpiade falakiyah, gantungkan topimu, syarhil al-Qur’an, daur ulang sampah, cipta puisi, cerdas cermat fahmi al-Qur’an dan antusias supporter. Pengurus divisi pendidikan sendiri mengakui bahwa ada beberapa lomba khusus yang sengaja diadakan pada PSL kali ini, seperti olimpiade falakiyah dan cerdas cermat fahmi al-Qur’an. Hal ini terinspirasi dari lomba Peringatan Maulid Nabi dan Hari Santri Nasional (PMHSN) Pondok Pesantren Annuqayah tahun 2021 kemarin.

Acara pembukaan PSL dimulai pada pukul 20:30 WIB pada Jumat, 31 Desember kemarin yang bertempat di musala baru lantai dasar. Seluruh santri berpartisipasi aktif dan sangat antusias dalam menyambut berbagai lomba dalam sepekan ke depan. Acara pembukaan PSL ini pula dimeriahkan dengan berbagai penampilan dari kalangan santri. Seluruh ketua kamar secara bersama-sama membuka PSL dengan fashion islami.

Penampilan santri PPA Lubangsa Selatan Putri pada pembukaan PSL (31/12)

Istiqamatul Jannah sebagai salah satu pembawa acara menyampaikan kesannya sebagai pengisi acara PSL serta memberikan dukungan atas berlangsungnya PSL tahun ini.

“Saya dengan rekan saya selaku pembawa acara tidak merasa kesulitan dalam membawakan acara karena tidak seresmi MC, kami bertugas sebagai pembawa acara yang dikonsep seperti pariwara,” ungkapnya.

Istiqamatul Jannah juga menambahkan bahwa dirinya sebagai santri yang juga akan berpartisipasi dalam PSL ini akan mendukung penuh program ini dan berharap semua santri bisa berlomba dengan suportif untuk mendapatkan gelar juara.

Panitia PSL mengangkat tema “Mencetak Generasi Santri Berwawasan Islami Anti Prokrastinasi”. Tema ini menghimpun harapan-harapan yang ditujukan kepada seluruh santri PPA Lubangsa Selatan Putri untuk bisa menjadi santri yang senantiasa berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman serta tidak gemar mengulur-ngulur waktu untuk mengerjakan tugas apapun. Dalam sambutannya, Hilmatun Ni’mah selaku Koordinator Divisi Pendidikan sekaligus ketua panitia PSL menyampaikan bahwa program PSL akan menjadi program tetap divisi pendidikan.

“Kami mufakat menjadikan PSL ini sebagai program tetap divisi pendidikan yang akan berlangsung setiap tahunnya. Kami sangat mengaharap teman-teman santri bisa menjaga semangat dari awal hingga PSL ini resmi ditutup,” terangnya

Ziana Zain, ketua pengurus PPA Lubangsa Selatan Putri menyatakan rasa bangganya atas terealisasinya program kerja PSL ini. Dia juga menyebutkan bahwa masing-masing kamar tidak perlu mengeluarkan biaya.

“Kami bersyukur dan bangga atas berlangsungnya PSL perdana ini. Para santri dari setiap kamar tidak harus menyediakan tema sendiri, mengeluarkan banyak biaya untuk kepentingan Pensi, seperti dekor dan lainnya, semua telah disediakan oleh panitia. Karenanya, tugas santri selanjutnya adalah berpartisipasi aktif dalam kegiatan PSL ini,” ungkapnya.

Ziana Zain juga menyampaikan bahwa PSL ini sebagai wujud dari aktivitas belajar santri, ia mengharap seluruh santri PPA Lubangsa Selatan Putri dapat menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

“Semua orang berhak untuk belajar tanpa terbatas ruang dan waktu, semua orang pula berhak berproses, maka dari itu jadikan PSL ini sebagai sarana belajar dan ajang mengasah kemampuan. Selamat belajar, selamat berproses menjadi santri yang lebih unggul,” ucap perempuan kelahiran bulan November tersebut.

Dikarenakan program PSL ini tergolong program baru, maka setiap panitia harus memiliki persiapan-persiapan yang matang, seperti panitia sei lomba. Panitia sei lomba mempersiapkan lomba dan semua hal yang bersinggungan dengan lomba PSL kurang lebih satu bulan. Ibrosiyah selaku Koordinator panitia bidang Lomba PSL mengatakan bahwa dirinya harus bekerja dengan semaksimal mungkin dalam menyiapkan lomba.

“Kami sadar betul bahwa program ini merupakan program baru, maka dari itu, jauh sebelum PSL resmi dibuka, harus ada persiapan yang matang sebelumnya, mulai dari penentuan lomba, juknis, juri hingga hadiah,” papar sarjana prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) INSTIKA tersebut.

Ibrosiyah juga menyatakan bahwa PSL peradana ini harus perfect dan berjalan sebagaimana ajang bergengsi lainnya.

“PSL tahun ini haruslah perfect, karena ini akan menjadi acuan untuk PSL pada tahun-tahun selanjutnya,” ucapnya pasti.

Acara pembukaan PSL ini diakhiri dengan penampilan pantomim. Seluruh santri memberikan respon positif dan tepuk tangan meriah. Acara pembukaan pun berakhir pada pukul 22: 25 WIB. dan dilanjutkan dengan mengundi nomor urut peserta seluruh lomba.

Related posts

Madrasah Diniya Latee 1 Gelar Ujian Semester

Annuqayah.ID

MD. BAW PPA Lubangsa Putri Gelar Pembagian Rapor Semester Gasal

Annuqayah.ID

PPA Latee II Gelar Acara Pembukaan Aktivitas dan Peringatan Hari Besar Islam

Annuqayah.ID