Pondok Pesantren Annuqayah
Image default
Daerah

Gelar Penutupan Aktivitas, Pengurus: Penutupan Aktivitas Ini Tidak untuk Menutup Kegiatan-Kegiatan yang Menjadi Warisan

Effatun Nafsiyah, PPA Lubangsa Selatan Putri

Hari Ahad, 19 Juni 2022, pengurus PPA Lubangsa Selatan Putri merealisasikan program kerja yang direncanakan sebagai kegiatan sebelum terakhir pada periode 2021-2022, yaitu penutupan aktivitas. Acara ini betempat di musala baru yang ada di lantai dasar, dengan dihadiri seluruh santri PPA Lubangsa Selatan Putri dan mengundang seluruh pengurus pesantren, pengurus madrasah diniyah dan ketua kamar.

Acara ini dimaksudkan untuk menutup aktivitas atau program kerja seluruh pengurus pesantrren. Dalam sambutannya, Usatzah Ziana Zain, selaku ketua pengurus PPA Lubangsa Selatan Putri menegaskan bahwa acara penutupan aktivitas tersebut tidak bermaksud untuk menutup kegiatan yang sudah menjadi tradisi.

“Penutupan aktivitas ini tidak untuk menutup kegiatan-kegiatan yang menjadi warisan sejak dulu, seperti salat berjamaah, pembacaan ratib, shalawat dibaiyyah, kerja bakti lingkungan dan lainnya. Acara ini secara simbolik menutup program kerja yang telah dicanangkan oleh pengurus pesantren selama satu periode, seperti kuliah subuh, nonton dan resensi film,” tegasnya.

Ustazah Ziana Zain juga menginformasikan bahwa program kerja berupa Kongres II akan dilangsungkan selama dua hari yaitu pada hari Selasa s/d Rabu, 21-22 Juni 2022.

“Setelah penutupan aktivitas, kita akan merealisasikan Kongres II. Pada acara tersebut, kami sangat membutuhkan aspirasi, saran dan kritik konstruktif dari seluruh santri untuk kemajuan PPA Lubangsa Selatan Putri. Kemudian kita pula akan melaksanakan pelantikan pengurus pada periode 2022-2023,” jelasnya.

Acara penutupan aktivitas yang dimulai pada pukul 19.35 WIB tersebut dimeriahkan oleh beberapa penampilan menarik, dan puncaknya ditutup dengan pemberian hadiah bagi para pemenang lomba yang diadakan oleh beberapa pengurus divisi PPA Lubangsa Selatan Putri selama satu periode.

“Hadiah ini sebagai bentuk apresiasi kami kepada kalian semua, santri PPA Lubangsa Selatan Putri yang telah sama-sama berjuang serta ikut berpartisipasi aktif untuk menyukseskan program kerja kami selama satu periode. Selamat bagi kalian yang telah berhasil menjadi juara, dan bagi yang belum beruntung, jangan merasa kecil hati, kalian masih mempunyai kesempatan yang sangat besar untuk meraih sesuatu yang diharapkan,” ucap ketua pengurus sebelum mengakhiri sambutannya.

Di malam penutupan aktivitas tersebut beberapa pengurus divisi mengumumkan para juara dari lomba yang telah dilangsungkan. Salah satunya adalah Divisi Keamanan dan Ketertiban yang mengumumkan kampung damai dan menobatkan santri uswatun hasanah. Kampung damai PPA Lubangsa Selatan Putri diraih oleh kamar B 03.

“Penilain kampung damai ini dilihat dari ketertiban yang tercipta dari masing-masing kamar, di antara kriteria penilainnya itu tidak ramai ketika jam tidur, disiplin menghadiri acara, mengikuti tata tertib dan lainnya. Jadi, kerja sama dan sama-sama kerja antar anggota kamar itu sangat diperlukan,” ungkap Helmia Nabila selaku anggota KAMTIB ketika menjelaskan kriteria penilain kampung damai.

Pengurus PPA Lubangsa Selatan Putri memberikan kenang-kenangan kepada santri uswatun hasanah (19/6).

Sedangkan santri yang berhak dinobatkan sebagai santri uswatun hasanah dilihat dari perilaku kesehariannya.

“Santri uswatun hasanah itu memiliki sikap, sifat dan penampilan yang baik, selain itu juga menaati tata tertib yang berlaku di Lubangsa Selatan Putri,” ucap Nuri Fitrotin, anggota KAMTIB yang lahir pada bulan November.

Gelar santri uswatun hasanah pada periode 2021-2022 ini diberikan kepada santri bernama Lum’atul Layyinah Ramadlani. Santri asal Kabupaten Pamekasan tersebut menyampaikan keterkejutannya ketika dipanggil sebagai santri uswatun hasanah.

“Saya merasa masih banyak yang lebih pantas menjadi uswatun hasanah daripada saya. Tapi saya bersyukur. Saya berharap semoga bisa menjadi lebih baik lagi,” ucap siswi kelas VIII Humanis MTs 1 Putri Annuqayah tersebut.

Rasa syukur juga disampaikan oleh seluruh anggota kamar B 02 FELL yang dinobatkan sebagai juara umum pada periode 2021-2022 ini. Uswatun Hasanah, selaku ketua kamar B 02 FELL mengungkapkan rasa syukurnya karena keberhasilan dan kerja sama anggota kamarnya selama satu periode.

“Kami bersyukur karena telah berhasil menjadi juara umum, tapi sebenarnya semua itu jauh dari bayangan dan harapan kami. Kami berharap penobatan juara umum ini dijadikan sebagai inspirator untuk terus belajar dan semangat dalam semua hal dan tidak menjadikan kami pribadi yang sombong,” ucap santri asal Bondowoso tersebut.

Related posts

MDK Laksanakan Kegiatan Pemantapan Kitabiyah

Annuqayah.ID

Pengunjung Membludak, Tamu Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Annuqayah.ID

PPA Kusuma Bangsa Gelar Sarasehan Entrepreneur

Annuqayah.ID