Hilangnya Buku Meresahkan Pustakawan PPA Latee II

Afidatul Hasanah, PPA Latee II

Pengurus Perpustakaan Pondok Pesantren Annuqayah Latee II melakukan kegiatan pemeriksaan buku dan memperbaiki inventaris bahan pustaka pada Minggu hingga Selasa, 1 sampai 3 Desember 2019. Selama kegiatan berlangsung, perpustakaan tidak melayani peminjaman buku.

Setelah dilakukan pemeriksaan, terdapat sekitar 30% buku yang hilang. Najihatul Mubaroh, salah seorang pustakwan, menyebutkan bahwa pengurus peperpustakaan saat ini sedang melakukan upaya pencarian.

“Kami selalu berupaya untuk mengantisipasi hilangnya buku, meski belum menemukan cara yang pas,” tambahnya.

Salah satu upaya yang mereka lakukan adalah mengumpulkan ketua blok untuk dimintai tolong mencari buku di masing-masing blok yang menjadi tanggung jawab mereka.  Hal ini terbukti efektif. Setelah dilakukan penyisiran, ditemukan sejumlah buku di kamar-kamar santri.

“Padahal kami sudah meringankan mereka dalam peminjaman. Mereka bisa memperpanjang (masa peminjaman, Red.) buku yang ingin mereka pinjam,” tutur Uswatun Hasanah, Koordinator Pelayanan.

Sementara itu, untuk buku-buku yang tidak ditemukan, pustakawan mengganti sendiri dengan membeli buku baru yang berbeda atau dengan hibah buku dari orang lain.

“Mau bagaimana lagi, kami mesti menggantinya dengan yang baru daripada nomor inventarisnya kurang,” ungkap Lathifatus Shofiyah, Anggota Pelayanan.

Pustakawan PPA Latee II terus mencari mekanisme yang efektif untuk menangani hal tersebut, karena hal ini tentu saja merugikan perpustakaan dan para peminjam yang lain.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *