LFA Putri Realisasikan Pemilihan Ketua Masa Khidmat 1443 H

Sofiyatun, Sekretariat-PPA

Annuqayah.ID – Pengurus Lajnah Falakiyah (LFA) Putri Pondok Pesantren Annuqayah merealisasikan pemilihan ketua Lajnah Falakiyah Putri pada Rabu, 6 Oktober 2021 yang bertempat di ruang kelas MTs 1 Putri Annuqayah. Acara diformat dengan pembukaan, sambutan dari ketua LFA Putri Masa Khidmat 1441-1442 H, dan sambutan dari ketua LFA Putri terpilih Masa Khidmat 1443 H.

Rencana untuk pemilihan ketua LFA Putri mengundang Biro Kepesantrenan Putri Pondok Pesantren Annuqayah Ibu Nyai Fairuzah, Konsultan LFA Putri yakni Ustaz Ahmad Faidhal, dan Ustaz Fathurrozi. Akan tetapi, Ibu Nyai Fairuzah tidak bisa hadir disebabkan ada acara lain, untuk Ustaz Ahamad Faidhal tidak bisa berangkat, karena terkendala hujan sedangkan untuk Ustaz Fathurrazi tidak bisa hadir, karena ada kendala waktu menuju acara pemilihan ketua LFA Putri.

Proses pelaksanaan pemilihan ketua untuk calon diberi tahu ketika pemilihan ketua LFA Putri. Calon ketua LFA Putri yakni ada saudari Windha Lusiani yang sebelumnya menjabat sebagai pengurus Bidang Publikasi dan Informasi (BPI) dan calon yang kedua saudara Juma’ati yang sebelumnya menjabat sebagai pengurus Bidang Pendidikan dan Pengajaran (BPP).

Anggota Lajnah Falakiyah Annuqayah (LFA) Putri saat mengikuti kegiatan pemilihan ketua baru (6/10)

“Penentuan calon ketua yang dicalonkan benar-benar dapat mengemban amanah dengan baik. Hal ini terjadi karena yang dibutuhkan di kepengurusan LFA Putri bukanlah hanya bersifat tanggung jawab saja melainkan bagaimana calon ketua ini bisa mengembangkan lembaga LFA Putri,” jelas Sofiyatun selaku ketua LFA Putri Masa Khidmat 1441-1442 H.

Pemilihan ketua LFA Putri Masa Khidmat 1443 berbeda dengan format pemilihan ketua LFA Putri pada periode sebelumnya. Pasalnya, pada periode sebelumnya untuk hak suara hanya diwakili oleh pengurus LFA Putri dan Konsultan LFA Putri yaitu Ustaz Ahmad Faidhal. Sedangkan untuk periode ini yang memiliki hak suara yaitu pengurus LFA Putri dan peserta aktif kursus LFA Putri dengan total 30 orang. Suara yang diperoleh oleh saudari Windha Lusiani bejumlah 16 suara dan Juma’ati memperoleh 14 suara. Dari itu, Windha Lusiani menjadi nakhoda baru LFA Putri Masa Khidmat 1443 H.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *