Menciptakan Lingkungan Bersih dengan Memaksimalkan Kerja Bakti

 Uzlifatul Laily, Lubangsa Selatan Putri

Lingkungan bersih adalah cerminan dari hati yang bersih. Slogan inilah yang menjadi inspirasi pengurus PP Annuqayah Lubangsa Selatan Putri (Lubsel Pi) untuk menciptakan lingkungan pondok bersih nan indah. Untuk itu, dilakukanlah kerja bakti (06/12) yang dilaksanakan serempak oleh seluruh santri Lubsel Pi.

Adapun lokasi yang dijadikan sasaran kerja bakti ini meliputi kamar santri, musalla, halaman, kamar mandi, bahkan selokan. Tercatat dalam inventaris Pengurus Divisi Sarana dan Prasarana Lubsel Pi bahwa kamar santri berjumlah 14 ruang: 4  musalla, 4 halaman, 11 kamar mandi, dan satu saluran selokan.

Lokasi kerja bakti ini dibersihkan secara bergiliran setiap minggu oleh kelompok yang terdiri dari anggota kamar. Kegiatan ini hanya ada pada setiap hari Jumat pagi. Untuk hari-hari lain, biasanya dibagikan tugas dua sampai empat orang pada setiap lokasi.

“Kenapa kami memaksimalkan di kerbek (baca: kerja bakti) setiap Jumat ini? Ya, karena untuk hari-hari lain, biasanya santri tidak maksimal. Jumat, kan, hari libur Mbak? Masih ada kegiatan-kegiatan pesantren lain yang harus diikuti. Walaupun memang di hari Jumat mereka (baca: santri) juga punya kegiatan lain, sih. Apalagi kalau pagi, mereka yang siswa masih harus berangkat sekolah,” ucap Nova Novianti, Koordinator Pengurus Divisi Kebersihan.

Khusus untuk pengurus, personel kerja bakti dibagi berdasarkan divisi Kepengurusan masing-masing. Sebagai misal, pengurus harian menjadi satu tim dan berlaku pula untuk masing-masing divisi lainnya. “Kalau untuk pengurus kebersihan sendiri, kami enggak punya bagian lokasi kerbek. Pertama, karena mengikuti kebijakan pengurus kebersihan divisi sebelumnya. Alasan kedua, karena kami ingin memaksimalkan pada controlling kinerja seluruh santri selama kerbek, tambahnya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *