Minggu Pertama Kiriman, Setelah Kunjungan ke Annuqayah Dibatasi (1)

Moh. Ridwan dan Partomo, Sekretariat-PPA

Annuqayah.ID – Wali santri dan Pengunjung Pondok Pesantren Annuqayah membludak memadati pos jaga kunjungan Jumat (20/3) sejak pagi. Dari 4 pos kunjungan, yang wartawan Annuqayah.ID datangi, terdapat lebih dari 1000 pengunjung yang akan mengunjungi putra-putrinya. Petugas yang berjaga merupakan gabungan dari keamanan pesantren daerah, pramuka Annuqayah, santri senior, dan relawan Banser.

Wali santri dan pengunjung menyebar di 4 pos jaga. Perinciannya, gerbang timur (depan sekretariat Annuqayah) sekitar 700 pengunjung, meliputi wali santri Latee putra, Latee 1, dan As-Syafi’iyah. Gerbang utara (sebelah utara daerah Lubangsa Utara) ada sekitar 500 pengunjung (tidak termasuk pelayat ke keluarga dhalem Lubangsa Raya) mereka adalah wali santri Lubangsa Utara putra-putri dan daerah lubangsa Raya putra-putri.

Untuk daerah Lubangsa Selatan putra-putri dan Kusuma Bangsa putra-putri masih tercatat kurang lebih 100 pengunjung. Sedangkan untuk daerah Latee 2, Lubangsa Tengah, dan Al-Idrisy sejauh ini tercatat 600 pengunjung.

Pengunjung di pos jaga 1 pada minggu pertama pembatasan kunjungan ke lingkungan Annuqayah

Sampai saat ini petugas masih tidak memperbolehkan wali santri atau pengunjung yang mengirim putra-putrinya untuk memasuki daerah pondok, mereka hanya menitipkan barang kiriman melalui pos jaga yang terdapat di masing-masing gerbang.

Menurut ustaz Syamsul Hidayatullah, selaku koordinator lapangan, banyaknya pengunjung atau wali santri dikarenakan melebihi batas pengunjung yang ditentukan oleh pengurus Annuqayah yaitu 2 orang pengunjung untuk 1 santri.

“Banyak santri yang tidak hanya dikunjungi oleh dua orang saja, tetapi ada yang lebih” ujar beliau saat diwawancarai.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *