Peringati Harlah, Lajnah Falakiyah Annuqayah Adakan Istigasah

Lukmanul Hakim, Sekretariat-PPA

Annuqayah.ID – Pengurus Lajnah Falakiyah Pondok Pesantren Annuqayah (LFA) Masa Khidmah 1442 H./2020-2021 M. melaksanakan program kerja perdana yaitu Peringatan Hari Lahir (Harlah) Ke-11 pada Kamis malam (25/08/2021) yang bertempat di musala PPA Latee Lantai 2. Serangkaian acara dikemas dengan istigasah dan simbolik perayaan harlah ke-11 dengan pemotongan tumpeng. Turut hadir dalam acara ini yaitu Biro Kepesantrenan Pondok Pesantren Annuqayah, Ketua Pelaksana Biro Kepesantrenan Pondok Pesantren Annuqayah, Dewan Konsultan LFA, dan seluruh anggota LFA.

Acara demi acara berjalan dengan sebagaimana mestinya. Pembacaan istigasah dipimpin langsung oleh K Moh Ramdlan selaku Kepala Biro Kepesantrenan Pondok Pesantren Annuqayah. Pelaksanaan istigasah dimaksudkan untuk memohon pertolongan kepada Allah SWT di tengah menyebarnya wabah Covid-19 agar segera sirna dari permukaan bumi pertiwi ini. Setelah itu, dilanjutkan dengan prakata panitia oleh Lukmanul Hakim.

Lukmanul Hakim selaku Ketua Panitia mengatakan dalam sambutannya tentang beberapa tujuan acara ini diselenggarakan.

“Acara ini bertujuan agar bagaimana anggota LFA bisa mengetahui kilas balik dari didirikannya LFA yang berdiri sekitar tahun 2010, media silaturahmi antara pengurus dan anggota LFA dengan Biro Kepesantrenan Pondok Pesantren Annuqayah, Dewan Konsultan LFA, dan Penasehat LFA, serta memohon pertolongan kepada Allah SWT di tengah menyebarnya wabah Covid-19 agar segera sirna dari permukaan bumi pertiwi ini,” ujarnya.

Sekretaris LFA itu juga berharap agar kegiatan yang beru terlaksana pada periode ini tetap lestari sampai kapan pun.

“Kami berharap agar acara harlah ini tetap lestari sampai kapanpun. Pasalnya, untuk mengadakan kegiatan perdana adalah mudah sekali. Akan tetapi yang sulit bagaimana kegiatan harlah ini tetap ada di tahun-tahun berikutnya. Jadi, pengurus LFA diharap tetap solid dan kompak agar acara ini berjalan sampai kapan pun,” pungkas santri asal Lembung Barat, Lenteng itu.

Acara simbolik perayaan hari lahir ke-11 LFA dengan pemotongan tumpeng oleh Hamdan selaku Ketua LFA yang diberikan kepada K Moh Ramdlan selaku Kepala Biro Kepesantrenan Pondok Pesantren Annuqayah (25/08).

Dikesempatan yang sama, K Abd Karim Thaha selaku Ketua Pelaksana Biro Kepesantrenan Pondok Pesantren Annuqayah juga menuturkan beberapa sepatah kata dan ucapan selamat hari lahir (Harlah) untuk LFA.

“Alhamdulillah LFA sudah memasuki usia yang ke-11 tahun. Selama saya melihat program keja di LFA sudah berjalan lancar dan baik. Semoga LFA ke depannya tetap bisa menjadi lembaga yang tetap konsisten dalam pengembangan Ilmu Falak khusunya dalam hal melakukan perhitung dan menyusun mawaqit ibadah. Selamat hari lahir ke-11 tahun, mabruk alfa mabruk LFA,” tuturnya.

Sementara itu, M Rifaki yang menjadi perwakilan Dewan Konsultan LFA diberikan kesempatan untuk menyampaikan profil LFA kepada seluruh hadirin pada malam itu.

“Motif di balik berdirinya LFA adalah barangkat dari isu kesimpang siuran penentuan Molod Agung yang merupakan perayaan kelahiran Nabi Muhammad SAW yang terjadi pada tahun 2009. Saat itu, kalender Annuqayah lebih awal dari pada kalender lain. Oleh sebab itu, pihak Yayasan langsung mengadakan pelatihan Falak perdana di Annuqayah sebagai langkah awal berdirinya LFA yang diisi oleh pemateri dari Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Jawa Timur, yaitu H Abd Salam Nawawi. Sasaran pelatihan Falak perdana saat itu adalah dari kalangan santri, dari kalangan putra Annuqayah, dan simpatisan. Di samping itu juga terjadi banyak perbedaan tentang awal masuknya waktu salat yang terjadi di masyarakat. Nah dari itulah, LFA didirikan pada tanggal 26 Februari 2010,” jelas alumni Pondok Pesantren Annuqayah Latee itu.

Mantan Ketua LFA itu juga membahas seputar kalender perdana yang diterbitkan oleh Annuqayah pada tahun 2011.

“Dari dahulunya, data astronomi kalender Annuqayah berpatokan dengan kalender yang diterbitkan di Mojokerto. Data Astronomi penentuan awal bulan Hijriyah berpatokan dengan data astronomi yg dihisab oleh KH Nur Ahmad SS, Jepara. Nah, setelah didirikannya LFA pada tahun 2010, maka pada tahun 2011 kalender Annuqayah terbit perdana yang merupakan hasil dari hisab santri Annuqayah. Saat itu di masa periodenya ustadz Ahmad Faidaal,” imbuh pria kelahiran Ambunten itu.

Di penghujung acara, dirinya menegaskan bahwa peran LFA hingga saat ini adalah menyusun kalender masehi dan hijriyah, membuat jadwal salat satu tahun, membuat jadwal imsakiyah Ramadan, membuat wallpaper imsakiyah Ramadan, melakukan rukyatul hilal Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah, observasi kusufain, observasi Istiwa’ A’dham (Rashdul Kiblat), pengamatan bulan purnama (Ayyam al-Baidl), sosialisai dan eksperimen falak di lingkungan pesantren dan di luar pesantren; serta kalibrasi arah kiblat di lingkungan pesantren dan di luar area pesantren.

Setelah itu, dilanjutkan acara simbolik perayaan hari lahir ke-11 LFA dengan pemotongan tumpeng oleh Hamdan selaku Ketua LFA yang diberikan kepada  K Moh Ramdlan selaku Kepala Biro Kepesantrenan Pondok Pesantren Annuqayah. Acara ditutup dengan pembacaan doa oleh K Ainul Haq selaku Biro Kepesantrenan Pondok Pesantren Annuqayah.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *