Peringati Isra’ Mi’raj, Persatuan Santri Lenteng Gelar Pengajian

Partomo, Sekretariat-PPA

Annuqayah.ID – Pengurus Persatuan Santri Lenteng (Persal) Pondok Pesantren Annuqayah daerah Lubangsa menggelar peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad di halaman Masjid Jamik Annuqayah Rabu (11/3) malam dengan pengajian akbar. Acara peringatan Isra’ Mi’raj ini dihadiri oleh pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah daerah Lubangsa KH. Moh. Ali Fikri, Alumni, dan ribuan santri.

Panitia menghadirkan Prof. Dr. KH. Ahmad Imam Mawardi pengasuh PP. Alif Lam Mim Surabaya sebagai penceramah untuk memberikan tausiyah pada peringatan Isra’ Mi’raj ini.

Sohebullah Assauqih selaku ketua panitia pelaksana mengatakan bahwa kegiatan ini memang rutin dilaksanakan setiap tahun. Namun peringatan Isra’ Mi’raj untuk tahun ini dikonsep berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Sebelumnya peringatan Isra’ Mi’raj ini tidak dibentuk pengajian. Namun biar terlihat ada perubahan saja. Juga agar para alumni bisa mengetahui perkembangan kami,” katanya saat diwanwancarai Annuqayah.ID

Selain diperingati dengan pengajian, panitia juga bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumenep untuk memberikan santunan kepada anak yatim dan kaum dlua’afa yang ada di Kecamatan Guluk-Guluk dan Kecamatan Lenteng.

“Untuk anak yatim kami mengambil 10 orang dan kaum dlu’afa 5 orang. Sebagian berasal dari masyarakat sekitar (Guluk-Guluk, Red) dan sebagiannya lagi dari masyarakat Lenteng,” tukasnya.

Baznas Kabupaten Sumenep memberikan bantuan dana untuk santunan anak yatim dan kaum dlu’afa sebesar 1,5 juta. Jika ditotal semua dana keseluruhan untuk santunan anak yatim dan kaum dlu’afa berjumlah 2 juta.

“Baznas Sumenep memberikan bantuan dana sebesas 1,5 juta untuk santunan ini. Panitia memberikan peralatan menulis komplit kepada anak yatim dan untuk dlu’afa kami berikan sembako,” ucapnya.

Santri Annuqayah saat menghadiri perayaan Isra’ Mi’raj Persatuan Santri Lenteng (Persal).

Selain bekerja sama dengan Baznas Kabupaten Sumenep, panitia juga bekerja sama dengan perusahaan air minum Cleo.

“Kami juga bekerja sama dengan Cleo, perusahaan air minum,” pungkasnya.

Ditanya mengenai anggaran, santri yang akrab disapa Soheb ini mengatakan total jumlah anggaran keseluruhan sebesar 9 juta.

“Dananya bersumber dari kas Persal, Bantuan Baznas Sumenep dan dari alumni,” pungkasnya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *