Potensial Cegah Infeksi TBC, Ponkestren Annuqayah Hadiri Undangan Forum Kemitraan STPI

Miftahul Ma’rif, Lubangsa Utara

SUMENEP – Pimpinan Pondok Pesantren Annuqayah bersama Pengurus Pondok Kesehatan Pesantren (Ponkestren) Annuqayah hadiri pertemuan lintas sektor Penanggulangan TBC di Kabupaten Sumenep, pada Selasa (26/11).

Pertemuan bertajuk Forum Kemitraan TBC yang diprakarsai STPI (Stop TB Partnership Indonesia) Jakarta ini dihadiri oleh beberapa pimpinan pondok pesantren yang menjadi mitra STPI, Dinas terkait, dan sejumlah pimpinan Ormas di Sumenep.

Ponpes Annuqayah adalah salah satu pondok pesantren mitra STPI dalam penanggulanganTBC di Sumenep.  Untuk membangun jejaring dan partisipasi lebih luas,  STPI mengundang 23 pimpinan dan perwakilan organisasi, dinas, dan pesantren di yang dinilai potensial untuk berkontribusi mencegah jenis penyakit infeksi bakteri ini.

Forum yang dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten inj bertujuan untuk menyamakan presepsi dari semua unsur sehingga diharapkan adanya kesepakatan untuk bersama-sama membentuk forum kemitraan TBC. Selain itu, forum kemitraan ini diharapkan menjadi wadah komunikasi koordinasi dan kerjasama agar Kabupaten Sumenep mandiri dalam penanggulangan TBC. Sumenep sendiri menargetkan 2025 sudah bebas TBC, demikian penjelasan  Kepala Dinkes Sumenep.

Sebagai informasi, STPI adalah organisasi yang khusus membantu pemerintah untuk penanggulangan TBC di Indonesia. Saat ini, STPI tengah membangun Program kemitraan antara pemerintah, Swasta, dan Komunitas dengan meningkatkan keterlibatan lintas sektor untuk mempercepat upaya eliminasi TBC Nasional yang mentargetkan selesai pada 2030. Program tersebut dinamai Program PAST (Partnership, Action To Stop TB).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *