PPA Lubangsa Selatan Putri Adakan Pembukaan Aktivitas Masa Bakti 2021-2022

Naimatus Sarirotul Izzah, PPA Lubangsa Selatan Putri

Annuqayah.ID – Satu minggu setelah dilantiknya pengurus masa bakti 2021-2022, pengurus Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa Selatan Putri kembali melaksanakan kegiatan berupa Pembukaan Aktivitas pada Jumat malam (19/08/2021) yang bertempat di musala Lubangsa Selatan Putri. Acara ini merupakan program kerja baru yang diadakan oleh ketua dan wakil ketua dengan melibatkan pengurus harian sebagai penanggung jawab. Kegiatan ini juga melibatkan seluruh pengurus dan santri Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa Selatan Putri. Pembukaan aktivitas secara simbolik dibuka dengan pemotongan pita oleh Ziana Zain selaku Ketua Pengurus Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa Selatan Putri.

Ziana Zain selaku Ketua Pengurus Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa Selatan Putri dalam sambutannya menyampaikan beberapa tujuan kegiatan ini dilaksanakan.

“Kegiatan ini dimaksudkan untuk membuka seluruh aktivitas dan merealisasikan seluruh program kerja yang dicanangkan pada periode ini. Di samping itu, pembukaan aktivitas ini bukan berarti pembukaan peraturan, karena tidak ada istilah pembukaan peraturan dan penutupan peraturan. Peraturan akan selalu melekat dan hidup di tengah-tengah kita sebagai manusia, khususnya sebagai santri,” ujarnya.

Beliau juga mengaharap agar seluruh santri dapat membangun semangat mondok dan menjadi santri yang berakhlakul karimah.

“Semangat ya, untuk santri lama maupun yang baru, kita tidak akan terang benderang, kita tidak akan subur, jika kita tidak bersama menjalankan apa yang diharapkan orang tua dan Pengasuh,” harapnya.

Pembukaan aktivitas secara simbolik dibuka dengan pemotongan pita oleh Ziana Zain selaku Ketua Pengurus Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa Selatan Putri (19/08).

Mahasiswi Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Instika itu, juga memaparkan program kerja baru dari beberapa pengurus divisi yang akan dijalankan selama satu periode.

“Program kerja baru itu diantaranya adalah PSL (Pekan Seni Lubselia), Divisi  Pendidikan ada tadarus kubra dan salat tasbih, dan Divisi Peribadatan ada resensi film. Program tersebut dicita-citakan sebagai langkah lanjutan untuk mencetak generasi santri bermoral dan berintelektual. Seluruh santri bisa dengan suka cita dan ikut berpartisipasi aktif dalam semua kegiatan, tidak hanya untuk kepentingan realisasi program kerja pengurus, lebih dari itu untuk kepentingan seluruh santri secara umum,” paparnya.

Acar berjalan dengan lancar meski ada beberapa kendala dari proses persiapan hingga acara berlangsung. Sebagaimana yang disampaikan oleh Naimatus Sarirotul Izzah selaku Bendahara pesantren.

“Alhamdulillah, acaranya bisa terlaksana dengan lancar, meski ada beberapa kendala seperti penataan tempat yang kurang maksimal, tapi mengenai acara berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *