PSG SMA 3 Annuqayah Gelar Penguatan Kapasitas Anggota

Fitriyah, SMA 3 Annuqayah

Annuqayah.ID – Pengurus komunitas Pemulung Sampah Gaul (PSG) SMA 3 Annuqayah periode 2021-2022 kembali mengadakan kegiatan rutin tahunan berupa Penguatan Kapasitas Anggota yang bertempat di Aula SMA 3 Annuqayah. Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari yang dimulai pada Jumat 1 Oktober 2021 dan berakhir pada Ahad 3 Oktober 2021. Acara ini dikemas dengan beberapa penyajian dengan mengangkat tema “Mengurangi Sampah Plastik sebagai Upaya Melestraikan Masa Depan Bumi”. Kegiatan ini diikuti oleh 115 peserta dan juga melibatkan delegasi komunitas peduli lingkungan dari PPA Lubangsa Putri, PPA Karang Jati, PPA Lubangsa Utara Putri, dan MA 1 Annuqayah Putri.

Ita Atuz Zahrah selaku Ketua PSG mengatakan bahwa tujuan secara umum dari kegiatan ini yaitu untuk mengenalkan wawasan tentang lingkungan bagi anggota.

“Acara ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan wawasan bagi anggota tentang kebersihan dan pelestarian lingkungan. Di samping itu, para peserta akan disuguhkan oleh penyaji beberapa praktik tentang daur ulang sampah,” ujarnya.

Peserta kegiatan Penguatan Kapasitas menyimak materi yang disampaikan oleh pemateri (1/10).

Pada hari Jumat, berlangsunglah penyajian pertama dengan materi Lingkungan Hidup yang difasilitatori oleh Kiai Muhammad Khatibul Umam. Pada hari Sabtu, materi kedua tentang mengurangi sampah sebagai upaya melestarikan masa depan dumi yang diisi oleh Kiai Muhammad Affan. Sedangkan pada hari terakhir, diisi dengan penyajian materi tentang manajemen pengelolaan bank ampah yang disampaikan oleh Ibu Anisah Bustomi dan Ibu Uswatun Hasanah.

Pada kesempatan yang sama, Mar’atul Fauziyah selaku ketua panitia berharap agar acara ini benar-benar diikuti dengan seksama oleh para peserta. Hal ini dikarenakan ada banyak ilmu yang akan diperoleh serta dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya berharap dengan adanya kegiatan ini para anggota bisa memiliki kesadaran untuk mengurangi pemakaian sampah terutama sampah plastik, menjadi bekal anggota tentang pentingnya pendidikan lingkungan, bisa mendaur ulang sampah dengan sebaik-baiknya, dan mendapat pengetahuan tentang apa yang diperlukan untuk menciptakan serta menjaga lingkungan hidup yang berkelanjutan,” harapnya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *