Satgas Covid-19 PPA: Kita Bekerja Selama Hampir 24 Jam

Partomo, Sekretariat-PPA

Annuqayah.ID – Petugas satgas Covid-19 Pondok Pesantren Annuqayah terus berupaya memaksimalkan proses pencegahan persebaran virus Korona di lingkungan pondok pesantren. Sampai saat ini, protokol kesehatan tetap diterapkan sesuai dengan standar. Tidak hanya kepada pengunjung dan tamu, protokol tersebut juga berlaku bagi semua santri.

Sebelum memasuki lingkungan pondok, santri dan pengunjung diwajibkan mencuci tangan terlebih dahulu di tempat yang sudah disediakan, dan dilanjutkan dengan pengecekan suhu oleh petugas satgas.

Komponen petugas satgas yang berjaga di masing-masing portal terdiri dari gabungan keamanan pesantren daerah, gugus depan pramuka dan perguruan pencak silat yang ada di bawah naungan Pondok pesantren Annuqayah. Petugas satgas Covid-19 juga melibatkan personel Ponkestren Annuqayah yang didampingi oleh petugas kesehatan Puskesmas Guluk-Guluk.

Selain memaksimalkan penjagaan di masing-masing portal, petugas satgas juga melakukan penyemprotan cairan disinfektan secara rutin di lingkungan pondok pesantren.

Petugas Satgas Covid-19 Pondok Pesantren Annuqayah

Bapak Hasan Basri selaku koordinator portal satgas Covid-19 mengatakan bahwa penanganan yang dilakukan oleh satgas Covid-19 berjalan dengan semestinya.

“Sampai saat ini relatif aman. Jika ada pengunjung yang tidak sesuai protokol, lanjut beliau, yang bersangkutan akan dilarang masuk ke lingkungan pondok. Tentu kami akan menanganinya dengan sangat serius,” ucap beliau saat dimintai keterangan (24/6) kemarin.

Sementara di lain kesempatan, Bapak Ali Faruq menyebutkan bahwa selama ini satgas Covid-19 sudah melakukan semua protokol yang sudah disusun.

“Baik protokol sebelum kedatangan santri, protokol ketika santri datang, kemudian protokol yang berkenaan dengan kunjung-mengunjungi,” tutur beliau saat ditemui di Sekretariat satgas Covid-19.

Dalam pelaksanaan protokol yang sudah diterapkan, satgas Covid-19 selalu melakukan sinergi dengan seluruh komponen dan elemen yang ada di Pondok Pesantren Annuqayah.

“Kami sering melakukan koordinasi, baik langsung maupun tidak langsung, dengan seluruh petugas. Kami juga sering menggelar pertemuan untuk menyamakan pandangan,” sambung beliau.

Untuk memastikan bahwa pondok dan santri dalam keadaan aman dari jangkauan persebaran virus Korona, satgas Covid-19 terus melakukan pemantauan. Apalagi dalam waktu dekat, pondok pesantren akan menyambut kedatangan santri gelombang kedua kategori SLTA/ Sederajat.

“Kita bekerja selama hampir dua puluh empat jam,” lanjut beliau.

Kerja keras petugas satgas Covid-19 ini bertujuan agar semua keluarga santri yang ada di pondok pesantren tidak memiliki rasa khawatir dan rasa takut.

“Hakkul yakin kepada para wali santri, dengan ikhtiar ini, dan dengan doa yang terus-menerus insya Allah kita akan melalui pandemi ini dengan baik,” harap beliau.

Beliau mengimbau kepada santri yang akan kembali ke pondok untuk mempersiapkan segala kebutuhan yang berkenaan dengan kebutuhan kembali ke pondok. Termasuk juga menjaga pola hidup sehat.

“Untuk yang luar daerah harus membawa hasil keterangan rapid test,” ujar beliau.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *