Tingkatkan Kesadaran tentang Kesehatan, UKS MA 1 Annuqayah Putri Adakan Seminar

Safna Anjalina Zulfa, MA 1 Annuqayah Putri

Annuqayah.ID – Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Madrasah Aliyah (MA) 1 Annuqayah Putri kembali mengadakan acara Seminar Kesehatan pada Rabu (25/08/2021) yang bertempat di Aula MA 1 Annuqayah Putri. Acara dikemas dengan bentuk penyajian yang mengangkat tema “Santri; Pandemi dan Sosial Distancing” bersama Ibu Supriati. Tema tersebut bertujuan untuk menyadarkan santri betapa pentingnya menjaga kesehatan diri terkait dengan adanya pandemi Covid-19 ini. Acara ini melibatkan 165 siswi, 5 orang pimpinan madrasah, dan 7 orang utusan dari organisasi yang ada di MA 1 Annuqayah Putri.

Bapak Firdaus Firlaili sebagai Waka Kesiswaan MA 1 Annuqayah Putri diberikan kesempatan untuk memberikan sambutan mewakili Kepala MA 1 Annuqayah Putri yang berhalangan hadir. Beliau mengatakan dalam sambutannya bahwa siswa akan tetap sehat walaupun tanpa social distancing.

“Sebenarnya, Pondok Pesantren Annuqayah tidak melakukan sosial distancing saat ini, akan tetapi para siswa atau siswi telah melakukan isolasi mandiri dan terus membiasakan menggunakan masker,” ujarnya.

Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari ketua panitia, Devi Kurniawati salah satu siswa kelas XII MIA 2. Dia menguatkan dawuh Bapak Firdaus Firlaili.

“Tanpa sosial distancing kita harus menjaga kesehatan diri sendiri. Hal tersebut sesuai dengan misi UKS tahun ini, yaitu dengan mengadakan pembuatan jamu alami gratis yang disediakan oleh pengurus UKS setiap minggunya untuk para siswi MA 1 Annuqayah,” tegasnya.

Pembukaan simbolik acara Seminar Kesehatan dengan peletusan balon oleh pimpinan MA 1 Annuqayah Putri (25/08).

Ibu Supriati selaku penyaji mengawali penyampaiannya dengan mengajak para siswi yang notabane nya santri untuk menjaga kesehatan diri agar tidak tertular dari berbagai penyakit.

“Saat ini, kehidupan di pesantren menjadi sangat rentan terhadap penularan kasus Covid-19 mengingat jumlah santri yang sangat banyak di satu lokasi. Apabila satu orang menderita Covid-19 maka penularannya akan sangat cepat. Dari itu, kita harus memiliki kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan diri dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Sebenarnya, tidak hanya Covid-19 yang menjadi ancaman bagi kesehatan para santrii, banyak penyakit-penyakit lain yang umumnya sering menyerang para santri seperti diare, scabies, dan lain-lain,” tuturnya.

Alumni Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa Utara Putri ini bahwa santri sudah mampu menjadi teladan masyarakat dalam peneparan protokol kesehatan.

“Mereka tidak hanya konsisten dan persisten dalam mematuhi protokol kesehatan seperti selalu mencuci tangan, menggunakan masker, hingga melakukan pembatasan jarak dan sosial, tapi juga mampu menjadi teladan dan menginspirasi masyarakat sekitar untuk disiplin mematuhi protokol kesehatan tersebut. Inilah yang menjadi kausa mengapa banyak pondok pesantren yang telah berhasil melakukan upaya pencegahan, pengendalian, serta penanganan dampak pandemi Covid-19,” pungkasnya.

Sementara itu, Safna Anjalina Zulfa selaku Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) MA 1 Annuqayah Putri berharap dengan adanya seminar kesehatan ini, para siswa akan lebih memperhatikan lagi tentang kesehatan.

“Dengan mengikuti acara seminar ini diharapkan agar menjadi perantara siswa untuk memiliki kesadaran betapa pentingnya menjaga kesehatan. Hal tersebut bertujuan agar keefektifan menjalankan tugas sehari-hari bisa lancar seperti sedia kala,” ucapnya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *