Ubudiah Fokus Utama Pengurus Latee II Periode 2019-2020

Afidatul Hasanah, Latee II

Ubudiah menjadi fokus utama pengurus Pondok Pesantren Annuqayah Latee II periode 2019-2020. Hal ini berbeda dengan tahun sebelumnya yang lebih menekankan pada pengembangan akhlak. Ubudiah dianggap lebih penting, sehingga pengurus sepakat untuk menjadikannya sebagai prioritas pada periode ini.

“Akhlak memang bukan tidak penting, tapi ibadah menjadi tolok ukur perilaku santri. Kalau ibadah kita baik tidak perlu khawatir dengan akhlaknya,” kata Ita Izzahra, ketua pengurus Latee II.

Divisi Peribadatan, yang memiliki tanggung jawab terhadap program tersebut, harus memaksimalkan kinerjanya, meski pengurusnya hanya berjumlah 4 orang. Mereka akan mengurus santri yang jumlahnya sekitar 1.050-an orang.

“Tentu saja, ini menjadi tantangan tersendiri bagi kami. Sehingga, kami harus siap mengemban amanah ini. Semoga barokah sajalah,” ucap Afifah, Koordinator Peribadatan Latee II.

Kalangan santri menyambut hal tersebut dengan suka cita dan bersemangat. D. Fifin Alfinatuz Zamaniah, salah satu santri yang berdomisili di Lembaga RLA, menyebutkan, selain tempat menimba ilmu, pesantren juga tempat untuk memantapkan spritualitas. Sehingga, fokus ke ubudiah menjadi pilihan yang tepat.

Tapi, menurutnya, keberhasilan program tersebut juga harus mendapat peran dari pengurus untuk menegakkan aturan-aturan yang ada.

“Saya rasa tidak hanya gertakan bagi santri yang malas, tapi juga hukuman yang dapat membuat mereka jera,” ucap Azizatul Andini.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *