Wawas Kesehatan Lingkungan Annuqayah

Moh. Ridwan, Sekretariat-PPA

Annuqayah.ID – Pondok  Kesehatan Pesantren atau yang akrab disebut Ponkestren Annnuqayah berusaha untuk terus melayani setiap pasien yang datang dan berobat, baik melalui pengobatan medis ataupun nonmedis. Pada tanggal 2 Maret yang lalu telah diketahui ada 493 santri putra dan 516 santri putri yang berobat secara medis serta 182 santri putri yang berobat secara nonmedis.

Pengurus Ponkestren terus melakukan peninjauan kesehatan terhadap lingkungan Pesantren Annuqayah. Sejak tahun 2015 hingga tahun 2020 diketahui ada dua penyakit kategori ganas yang melanda santri Annuqayah, yaitu DBD dan TBC. Menurut data yang di-update 18 November 2019 oleh Ponkestren Annuqayah, ada 29 santri positif TBC dengan perincian 3 orang meninggal, 9 orang masih dalam tahap pengobatan, dan sisanya telah sembuh.

Para perawat yang bertugas di Ponkestren telah melakukan peninjauan terhadap setiap lingkungan di Annuqayah, namun masih belum mengalkulasi data secara menyeluruh sehingga tidak bisa menetapkan lingkungan daerah mana saja yang tingkat ketidak sehatannya tinggi. Santri hanya diharapkan untuk berperilaku sehat, seperti buang sampah pada tempatnya, agar kesehatan lingkungan tetap terjaga dengan baik.

Pada musim hujan seperti ini, pengurus Ponkestren selalu mengimbau agar santri tetap menjaga kebersihan lingkungan. Perilaku hidup bersih juga diharapkan meminimalisir berkembangnya nyamuk demam berdarah yang ada di lingkungan pondok.

“Saya tidak bisa menetapkan daerah mana yang kategorinya harus waspada penyakit, kerana yang menetapkan status kesehatan lingkungan untuk Annuqayah adalah para perawat yang bekerja di sini” Ungkap Ilyasi, ketua Ponkestren saat diwawancarai.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *